Monday, November 24, 2014

Akhirnya Sakit Juga




Sekian lama gak sakit akhirnya sakit juga T.T
Sudah tiga hari sakit tapi masih belum sembuh-sembuh.
Padahal sudah rajin olahraga, makan banyak sayur dan buah tapi masih sakit juga ya. Ya siapa juga pemilik badan ini. Dijaga seperti apapun kalau sudah waktunya sakit ya sakit aja. hiks.

Tapi memang cuaca di Bontang akhir-akhir ini sedang galau, segalau hati saya. Sekarang hujan tapi nanti tiba-tiba cerah. Sekarang cerah nanti tiba-tiba hujan. Fiuuuuh.

Sakitnya sudah dari hari Jumat kemarin waktu saya nemenin istri Pak Bahri yang lagi ditinggal dinas. Bangun tidur tiba-tiba badan panas dan tenggorokan sakit. Saya mikirnya mungkin masuk angin. Karena kemarin malamnya saya keluar tanpa pakai jaket dan tidurnya pakai kipas angin juga.

Pulang ke rumah mampir dulu ke Menjangan Mart beli parasetamol sama Tolak Angin. Sampai rumah langsung baluran pakai minyak kayu putih, minum obat terus krukupan pakai selimut. Setelah lumayan agak enakeun. Sorenya sudah berani mandi meskipun pakai air hangat.




Keesokan harinya bangun tidur tenggorokan makin sakit. Buat minum saja sudah kerasa sakit. Kebetulan di kulkas ada lemon, sekalian buat air lemon hangat. Pernah baca katanya air lemon hangat bisa mengobati sakit tenggorokan. Ternyata memang benar, setelah minum air lemon hangat jadi agak enakan. Tapi sorenya sakit lagi T.T

======================================================================

Karena sudah tiga hari belum sembuh-sembuh, akhirnya tadi malam pergi ke dokter. Ba'da magrib pergi ke dokter di daerah HOP. Alhamdulillah saya pasien yang pertama datang jadi tidak perlu antri.

Pertama-tama saya disuruh mengisi data pasien/peserta BPJS. Akhirnya kartu BPJS saya secara perdana digunakan tadi malam.



Setelah mengisi data tersebut saya dipanggil ke ruang dokter dan diperiksa. Dokternya bilang saya kena radang tenggorokan. Saya dianjurkan untuk minum yang hangat-hangat.

Setelah diperiksa dipersilahkan ke runag tunggu untuk menunggu obat dari dokter. Setelah itu pulang......



Sampai di rumah sebelum minum obat rencana mau makan dulu, tapi gak punya apa-apa. Hiks banget. Mau gak mau harus ke warung dulu beli sesuatu untyk dimakan. Karena sedang radang jadi saya hanya beli pisang manggar untuk direbus T.T



Sakit diperantauan itu memang sesuatu ya. Gak ada keluarga yang menemani ke dokter, gak ada ibu yang menyiapkan makan sebelum minum obat, gak ada yang nanyain ingin makan apa atau apa. Dramatis banget rasanya T.T

 Karena sakit ini juga saya melewatkan momen perayaan ulang tahun SMA YPK di GOR  PKT. Padahal tiap tahun sayatidak pernah absen.

Tapi Alhamdulillah ya sakit-sakit seperti ini masih bisa nulis blog. Padahal banyak di luar sana orang sakit yang jangankan nulis blog, untuk bangun dari tempat tidur saja mereka tidak bisa.

Jaga kesehatan ya yeoreobun. Makan teratur, banyak mankan buah dan sayur. Banyak minum air putih, rajin olahraga. Dan yang pasti jangan stress. Ini nih yang kadang bisa buat gampang sakit.

お大事に :)





Thursday, November 20, 2014

Tak seperti yang dirasa...





Warning !!!



Inget sekali dulu waktu masih jaman gak jelas, masih jaman sama aa. Dulu selalu merasa saya adalah wanita terbaik  buat dia. Selalu merasa saya adalah satu-satunya wanita yang pantas buat jadi istri si aa.  Kenapa? ya karena saya MERASA saya wanita sholehah. Sholat lima waktu iya, rajin sholat malam, rajin baca Qur'an, puasa sunnah, pake jilbab juga iya, bisa masak, rajin menabung. Apalagi coba?  :D

Karena selalu MERASA sholehah saya jadi songong, sombong, dan terlalu percaya diri bahwa aa akan selalu sama saya sampai nikah nanti. Saya jadi lupa siapa sebenarnya pemilik hati manusia ini. Hati manusia bisa dibolak-balikkan dengan mudahnya ketika Dia berkata Kun fayakun.

Yang harusnya saya berencana nikah tahun 2012, setahun sebelum itu terjadi hubungan saya ma aa selesai. Gak sampai nikah.
Sedih?
Sangat !
Saya sering bertanya ke diri sendiri kenapa bisa putus, kenapa gak jadi nikah, kenapa kenapa kenapa dan banyak kenapa. Padahal kan aku baik, padahal aku sholehah, padahal padahal dan banyak padahal-padahal yang lain.


Allah itu memang baik. Maha baik. Dia tidak ingin saya terlalu lama larut dalam kekaguman diri sendiri. Allah juga tidak ingin saya terlalu lama berpatah hati :D Allah memberikan petunjuk melalui tulisan dan artikel keagamaan yang saya baca.

Semakin banyak tulisan dan artikel yang saya baca, semakin saya tahu bahwa saya gak ada apa-apanya dibanding mereka para penulis artikel itu. Saya yang selama ini merasa sholehah ternyata tidak sholehah sama sekali. Semakin membaca semkain saya tahu bahwa ilmu agama yang saya punya hanya tidak ada apa-apanya.

Sedih ya...

Merasa diri sholehah karena semua ritual dijalani, tapi ternyata dalam hati masih bersarang rasa ujub dan riya'.

Ternyata tak seperti yang dirasa.....


Saturday, November 15, 2014

November Rain



Masuk bulan November tiap hari hujan. Wuaaaah senengnya.
Alhamdulillah ya.....
 Senang banget rasanya bisa lihat hujan, cium wangi hujan :*


Katanya salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa itu ketika turun hujan.
Ayo banyak-banyak berdoa
Semoga hujannya berkah ya

Do'a ketika turun hujan

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Artinya : Ya Allah, (jadikan hujan ini) hujan yang membawa manfaat




Sabtu sore kemarin setelah hujan terlihat pelangi...
MasyaAllah...
Jarang-jarang bisa lihat pelangi :)


Jl. Alamanda PC 6 PKT Bontang

 


Masjid Baiturrahman, Bontang



Masjid Baiturrahman, Bontang

Sunday, November 2, 2014

Ghost - Korean Drama




Picture from here


유령

Akhirnya selesai juga nonton drama ini. Marathon dalam tiga hari.
Sebenarnya ini drama sudah agak lama, sekitar tahun 2012-an. Tapi baru sempet nonton.
Awalnya gak tertarik mau nonton (meskipun ada Ji Sub Oppa ) karena judulnya serem "Ghost".  Saya kira tentang hantu-hantu an. 

Ternyata...... gak sama sekali. 
Drama ini malah ngbahas tentang dunia kepolisian, komputer, hacker, dan kawan-kawannya.


 
Picture from here



 Yang belum nonton harus nonton. Serius ini dramanya keren banget banget banget T.T 
Meskipun gak ada adegan romantis2nya kayak dramma korea biasanya, tapi drama ini bisa buat saya gak bisa tidur :D 
Banyak alasan yang buat saya gak bisa tidur, mulai dari ceritanya yang bikin deg2an, sampai mata sayu khas Ji sub Oppa haha. 

Ji sub Oppa jeongmal jeongmal jalsaenggyeosseo >.<

Thursday, October 30, 2014

Ibu Sakit...


Awal Oktober kemarin mendadak harus pulang ke Surabaya karena ibu sakit. Sebenarnya ibu sudah sakit dari Agustus kemarin dan sudah diopname juga selama seminggu. Saya pikir setelah opname itu ibu sudah baikan ternyata kemarin tiba-tiba kakak telpon saya harus segera pulang karena kondisi ibu kritis.




Sakit apa tho ibu sebenarnya?

Menurut diagnosa dokter yang di Situbondo (waktu itu ibu ada di situbondo), ibu mengalami pendarahan di lambung. Untuk membersihkan gumpalan darah yang ada di lambung, dokter memasang selang kecil yang dipasang melalui hidung. Selain itu Ibu juga harus puasa, tidak boleh makan dan minum. Jadi ibu hanya memperoleh asupan "makanan" dari infus.

Gak tega rasanya lihat cairan darah yang keluar dari selang. Dalam sehari darah yang keluar bisa sampai 1 botol infus atau lebih malah.
Setelah dua hari di rumah sakit sempat cairan yang keluar dari selang sudah tidak berwarna merah lagi, seperti warna hijau kata dokter itu tandanya pendarahannya sudah mulai membaik. Nanti kalau sudah benar-benar bersih, ibu baru boleh minum. Mendengar itu lega rasanya.

Tapi hari berikutnya ibu muntah darah lagi dan cairan yang keluar dari selang berubah jadi warna merah lagi. Astagfirullah....
Melihat keadaan ibu yang makin gak baik akhirnya saya dan kakak memberanikan diri menemui dokter untuk tanya langsung ibu sakit apa dan sekalian minta rujukan supaya ibu bisa dirawat di Surabaya.

Saya     : "ibu sebenarnya sakit apa ya dok? koq pendarahannya tidak berhenti-berhenti?"
Dokter  : " Untuk memastikan penyakit ibu, kita harus melakukan endoskopi. Tapi dokter yang ahli endoskopi sedang pergi haji".
Saya      : ((bicara dalam hati) what??ibu harus nunggu orang pulang haji?maksudnya????)
                "Kalau harus nunggu dokternya pulang haji kan masih 2 minggu lagi dok, kasihan kalau ibu seperti itu terus. Kalau dibawa ke Surabaya boleh gak dok?".
Dokter  : " boleh boleh. Justru itu yang lebih baik. Maunya dibawa ke rumah sakit mana? nanti saya buatkan surat rujukannya".
Saya      : ((bicara dalam hati: dokter mah kunao gak bilang dari kemarin-kemarin )':
           
Siang itu juga kami mengurus semua administrasinya dan membawa ibu ke surabaya dengan Ambulance.

Sampai di rumah sakit yang dituju ternyata kamar penuh, kami disuruh mencari rumah sakit lain.  Ya sudah akhirnya kami membawa ibu ke RSUD Dr. Soetomo. Seperti yang kita tahu IGD rumah sakit Dr. Soetomo selalu ramai dengan pasien. Sampai-sampai pasien ditaruh di lantai beralaskan matras.

Ternyata di rumah sakit Dr. Soetomo juga kamarnya penuh. Saya bingung mau bawa ibu kemana lagi. Perawat yang ikut dari situbondo menyarankan kamai membawa ibu ke rumah sakit terdekat, ada yang terdekat itu rumah sakit swasta. Kami coba bawa kesana ternayta kamarnya penuh juga. Adanya kamar VIP. Waaah bisa-bisa saya jual Surabaya buat biaya kamarnya saja >.<

Saya baru sadar koq dari tadi kami hanya muter-muter cari rumah akit yag masih ada kamar kosong sampai lupa yang lebih penting kan harusnya penangan pertama buat ibu.

Sadar tentang hal itu saya tanya ke perawat yang menemani kami dari Situbondo.
Saya       : "Mas, kenapa ibu harus kamar sendiri? memangnya ibu sakit apa? apa gak bisa ibu satu kamar dengan pasien lain?ibun kan lagi kritis sekarang? kalau nunggu ada kamar kosong terus sapai kapan?"
Perawat  : " ibu mbak sakit Hematemesis Melena. Nah itu butuh ruang isolasi. Jadi harus kamar sendiri".
Saya       : (bicara dalam hati) Hematemesis Melena itu sakit apa?kenapa harus diisolasi?apa separah itu sakit ibu?).

Setelah diskusi sama kakak akhirnya kami membawa ibu ke RS Dr. Soetomo meskipun harus bersitegang dulu sama mas perawatnya :)

Sampai di IGD Dr. Soetomo ibu langsung ditangani oleh salah seorang dokter dan asisten. Meskipun suasana IGD malam itu sangat-sangat ramai tapi saya merasa tenang karena ibu sudah ditangani oleh ahlinya.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

 Penasaran banget saya sama Hematemesis Melena. Seperti biasa langsung tanya Google Oppa :D

Hematemesis : muntah darah
Melena : pengeluaran feses yang berwarna hitam yang disebabkan oleh adanya pendarahan saluran cerna bagian atas.
Warna hematemesis tergantung pada  lamanya hubungan atau kontak antara darah dengan asam lambung dan besar kecilnya pendarahan, sehingga dapat berwarna seperti kopi atau kemerah-merahan dan bergumpal-gumpal. (www.mitrakeluarga.com)

Sebelum dibawa ke rumah sakit ibu muntahnya bergumpal-gumpal kayak cincau menurut saya ㅠ.ㅠ

Penyebab Hematemesis Melena (pada ibu saya huhu) :
1. Makan tidak teratur/terlalu cepat
2. Minum kopi
3. Makan makanan yang terlalu pedas dan berminyak
4. Stres

Thursday, October 23, 2014

Semangat Agustus-an : Will you marry me...?


"Semangat Agustusan" tapi baru bisa posting sekarang huhuhu. Maklum akhir-akhir memang agak sibuk dan banyak kejadian tak terduga :)



"Semangat Agustusan - Will you marry me" maksudnya apa?
Jangan-jangan Lee Seung Gi nyanyi lagu andalannya "Will you marry me" waktu HUT RI????

Sudah pasti bukan :D


Picture from here

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Minggu malam tepatnya tanggal 17 Agustus, teman saya main ke rumah. Kami berteman sudah hampir 2 tahun. Dia memang sering main ke rumah meski cuma untuk sekedar curhat.Malam itu dia main ke rumah karena katanya ada hal yang ingin ditanyakan. Hampir satu jam kami ngobrol tapi dia belum menanyakan apa yang ingin ditanyakan seperti yang dia sampaikan sebelumnya.

Lama menunggu untuk ditanya, akhirnya malah saya yang jadi penasaran dan balik tanaya ke teman saya itu, " mau tanya apa Mas?". Tapi dia menjawab, "gak jadi". Walah ya sudah, sebenarnya saya masih penasaran, tapi rasa jaim saya lebih besar jadi saya gak tanya-tanya lagi.

Agak hening sebentar, kemudian dia mulai percakapan meskipun dari ekspresinya kelihatan antara mau lanjut tanya apa gak.

Lalu....
" Mbak, mau nikah sama saya?"

"hah???!"
 Saya tidak tahu harus berkespresi seperti apa. Tidak tahu harus menjawab apa. Yang ada malah perut saya jadi mules tiba-tiba.

"Serius Mas?hahahha". Saya masih tidak percaya dan ketawa aja lihat teman saya yang ekspresinya yang lucu.

 Setelah itu, kami mulai ngobrol serius. Karena menurut saya menikah itu bukan untuk becandaan atau main-main. Apalagi kami selama ini kami hanya berteman, bukan pacaran. Jadi ketika membicarakan tentang menikah, memang antara percaya gak percaya.

Tapi dia meyakinkan saya kalau ini salah satu bentuk ikhtiar untuk mendapatkan pernikahan yang diinginkan. Yang diinginkan di sini maksudnya adalah pernikahan yang diridhai Allah. Pernikahan yang memang tidak diawali dengan pacaran yang cintanya akan kita pupuk pelan-pelan setelah pernikahan. Selama ini kami memang sering sharing  tentang pernikahan dan pasangan seperti apa yang kami inginkan.

Malam itu juga saya meng"iya"kanpertanyaan dia. Bukannya tanpa pertimbangan menjawab seperti itu, tapi karena sudah kenal 2 tahun dan Insyaallah dia orang yang baik maka saya putuskan untuk menjawab "iya". Jawaban itu saya anggap sebagai salah satu bagian dari ikhtiar saya mencari jodoh :D

Ikhtiar kami selanjutnya adalah menemui kedua orang tua. Akhir Agustus kami pulang kampuang menemui orangtua untuk minta pendapat dan persetujuan. Kalau orangtua "iya", maka kami lanjut, kalau "tidak", berarti ikhtiar kami berhenti sampai di sini ::)



= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Apapun hasil ikhtiar ini, kami serahkan semuanya kepada Sang Maha pembuat skenario. Yang kami bisa lakukan hanya ikhtiar dan berdoa. Untuk hasil akhir adalah mutlak milik Allah.

Kalaupun pada akhirnya ikhtiar kami tidak berakhir dalam pernikahan, saya tetap bersyukur karena Allah sudah memberi saya kesempatan untuk merasakan seperti apa rasanya diajak nikah :D. Saya menikmati setiap prosesnya. Proses yang Insyaallah membuat saya lebih baik. Semoga kami mendapatkan jodoh yang diridhai Allah. Saya ataupun teman saya masing-masing mendapatkan seseorang yang disukai Allah. Amiin



- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -








Goodbye Miaphy !

Sekarang lebih banyak nulis di notes ini ✨️ Setelah hampir 15 tahun menemani perjalanan saya, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti menuli...