Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Tuesday, December 2, 2014

Minum Lemon water yoook~~~


Sudah lama sebearnya ingin posting tentang lemon water (air lemon).
Saya minum lemon water baru sebulanan. Kebiasaan minum lemon water ini bermula waktu Hari Raya Idul Adha ibu-ibu di kantor pada suka minum jeniper (jeruk nipis peras) yang katanya bisa untuk menetralisir lemak dari daging dan jeroan yang dimakan :D Karena penasaran dengan manfaat jeniper itu tadi, seperti biasa saya selalu tanya google. 


Waktu lagi baca-bjeniaca artikel tentang jeniper, malah ada review tentang jeruk lemon. Gak tau kenapa saya lebih tertarik sama lemon daripada jeruk nipis. Mungkin karena warnanya kuning cerah ya :)




Dari artikel yang saya baca ada yang menyatakan kalau air yang ditambah perasan lemon akan mengubah air biasa menjadi air alkali. Katanya alkali itu bagus untuk kesehatan. Saya tidak akan menjabarkan apa itu air alkali karena saya sendiri kurang paham, daripada nanti salah^^. Air alkali yang saya tahu mah air yang bermerk mil*gr*ss yang harga per botolnya kira-kira Rp.35.000,00  :D

Back to topick !



Berikut beberapa manfaat dari mengkonsumsi lemon water :

1. Membantu Sistem Pencernaan
     Minum lemon water hangat setiap bangun tidur (sebelum makan apa2) membuat percernaan jadi lancar. "hal-hal" di dalam usus yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh bisa dkeluarkan tanpa hambatan apapun :D Itulah kenapa lemon water juga bagus untuk proses detoksifikasi ataupun pembersihan usus (colon cleansing).
2. Melancarkan Buang Air Kecil
    Setelah minum lemon water buang air kecil jadi lebih sering (ini mungkin juga karena saya menambah jumlah air putih yang saya minum).
3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
     Meningkatkan sistem kekebalan tubuh bukan berarti tidak pernah sakit flu sama sekali lho ya. Bukan masalah tidak pernah atau pernah, tapi sering atau jarang :)
4. Menghilangkan jerawat
    Tiap kali saya membuat perasan air jeruk lemon, sisa perasannya selalu saya usapkan di wajah, berharap para jerawat akan menghilang.
5. Memberikan energi positif

Ayo minum lemon water secara teratur supaya badan dan pikiran tetap sehat :D
Tapi bagi yang memiliki sakit maag sepertinya lebih baik untuk konsultasi dulu sama dokter ya :)
 

Monday, November 24, 2014

Akhirnya Sakit Juga




Sekian lama gak sakit akhirnya sakit juga T.T
Sudah tiga hari sakit tapi masih belum sembuh-sembuh.
Padahal sudah rajin olahraga, makan banyak sayur dan buah tapi masih sakit juga ya. Ya siapa juga pemilik badan ini. Dijaga seperti apapun kalau sudah waktunya sakit ya sakit aja. hiks.

Tapi memang cuaca di Bontang akhir-akhir ini sedang galau, segalau hati saya. Sekarang hujan tapi nanti tiba-tiba cerah. Sekarang cerah nanti tiba-tiba hujan. Fiuuuuh.

Sakitnya sudah dari hari Jumat kemarin waktu saya nemenin istri Pak Bahri yang lagi ditinggal dinas. Bangun tidur tiba-tiba badan panas dan tenggorokan sakit. Saya mikirnya mungkin masuk angin. Karena kemarin malamnya saya keluar tanpa pakai jaket dan tidurnya pakai kipas angin juga.

Pulang ke rumah mampir dulu ke Menjangan Mart beli parasetamol sama Tolak Angin. Sampai rumah langsung baluran pakai minyak kayu putih, minum obat terus krukupan pakai selimut. Setelah lumayan agak enakeun. Sorenya sudah berani mandi meskipun pakai air hangat.




Keesokan harinya bangun tidur tenggorokan makin sakit. Buat minum saja sudah kerasa sakit. Kebetulan di kulkas ada lemon, sekalian buat air lemon hangat. Pernah baca katanya air lemon hangat bisa mengobati sakit tenggorokan. Ternyata memang benar, setelah minum air lemon hangat jadi agak enakan. Tapi sorenya sakit lagi T.T

======================================================================

Karena sudah tiga hari belum sembuh-sembuh, akhirnya tadi malam pergi ke dokter. Ba'da magrib pergi ke dokter di daerah HOP. Alhamdulillah saya pasien yang pertama datang jadi tidak perlu antri.

Pertama-tama saya disuruh mengisi data pasien/peserta BPJS. Akhirnya kartu BPJS saya secara perdana digunakan tadi malam.



Setelah mengisi data tersebut saya dipanggil ke ruang dokter dan diperiksa. Dokternya bilang saya kena radang tenggorokan. Saya dianjurkan untuk minum yang hangat-hangat.

Setelah diperiksa dipersilahkan ke runag tunggu untuk menunggu obat dari dokter. Setelah itu pulang......



Sampai di rumah sebelum minum obat rencana mau makan dulu, tapi gak punya apa-apa. Hiks banget. Mau gak mau harus ke warung dulu beli sesuatu untyk dimakan. Karena sedang radang jadi saya hanya beli pisang manggar untuk direbus T.T



Sakit diperantauan itu memang sesuatu ya. Gak ada keluarga yang menemani ke dokter, gak ada ibu yang menyiapkan makan sebelum minum obat, gak ada yang nanyain ingin makan apa atau apa. Dramatis banget rasanya T.T

 Karena sakit ini juga saya melewatkan momen perayaan ulang tahun SMA YPK di GOR  PKT. Padahal tiap tahun sayatidak pernah absen.

Tapi Alhamdulillah ya sakit-sakit seperti ini masih bisa nulis blog. Padahal banyak di luar sana orang sakit yang jangankan nulis blog, untuk bangun dari tempat tidur saja mereka tidak bisa.

Jaga kesehatan ya yeoreobun. Makan teratur, banyak mankan buah dan sayur. Banyak minum air putih, rajin olahraga. Dan yang pasti jangan stress. Ini nih yang kadang bisa buat gampang sakit.

お大事に :)





Thursday, October 30, 2014

Ibu Sakit...


Awal Oktober kemarin mendadak harus pulang ke Surabaya karena ibu sakit. Sebenarnya ibu sudah sakit dari Agustus kemarin dan sudah diopname juga selama seminggu. Saya pikir setelah opname itu ibu sudah baikan ternyata kemarin tiba-tiba kakak telpon saya harus segera pulang karena kondisi ibu kritis.




Sakit apa tho ibu sebenarnya?

Menurut diagnosa dokter yang di Situbondo (waktu itu ibu ada di situbondo), ibu mengalami pendarahan di lambung. Untuk membersihkan gumpalan darah yang ada di lambung, dokter memasang selang kecil yang dipasang melalui hidung. Selain itu Ibu juga harus puasa, tidak boleh makan dan minum. Jadi ibu hanya memperoleh asupan "makanan" dari infus.

Gak tega rasanya lihat cairan darah yang keluar dari selang. Dalam sehari darah yang keluar bisa sampai 1 botol infus atau lebih malah.
Setelah dua hari di rumah sakit sempat cairan yang keluar dari selang sudah tidak berwarna merah lagi, seperti warna hijau kata dokter itu tandanya pendarahannya sudah mulai membaik. Nanti kalau sudah benar-benar bersih, ibu baru boleh minum. Mendengar itu lega rasanya.

Tapi hari berikutnya ibu muntah darah lagi dan cairan yang keluar dari selang berubah jadi warna merah lagi. Astagfirullah....
Melihat keadaan ibu yang makin gak baik akhirnya saya dan kakak memberanikan diri menemui dokter untuk tanya langsung ibu sakit apa dan sekalian minta rujukan supaya ibu bisa dirawat di Surabaya.

Saya     : "ibu sebenarnya sakit apa ya dok? koq pendarahannya tidak berhenti-berhenti?"
Dokter  : " Untuk memastikan penyakit ibu, kita harus melakukan endoskopi. Tapi dokter yang ahli endoskopi sedang pergi haji".
Saya      : ((bicara dalam hati) what??ibu harus nunggu orang pulang haji?maksudnya????)
                "Kalau harus nunggu dokternya pulang haji kan masih 2 minggu lagi dok, kasihan kalau ibu seperti itu terus. Kalau dibawa ke Surabaya boleh gak dok?".
Dokter  : " boleh boleh. Justru itu yang lebih baik. Maunya dibawa ke rumah sakit mana? nanti saya buatkan surat rujukannya".
Saya      : ((bicara dalam hati: dokter mah kunao gak bilang dari kemarin-kemarin )':
           
Siang itu juga kami mengurus semua administrasinya dan membawa ibu ke surabaya dengan Ambulance.

Sampai di rumah sakit yang dituju ternyata kamar penuh, kami disuruh mencari rumah sakit lain.  Ya sudah akhirnya kami membawa ibu ke RSUD Dr. Soetomo. Seperti yang kita tahu IGD rumah sakit Dr. Soetomo selalu ramai dengan pasien. Sampai-sampai pasien ditaruh di lantai beralaskan matras.

Ternyata di rumah sakit Dr. Soetomo juga kamarnya penuh. Saya bingung mau bawa ibu kemana lagi. Perawat yang ikut dari situbondo menyarankan kamai membawa ibu ke rumah sakit terdekat, ada yang terdekat itu rumah sakit swasta. Kami coba bawa kesana ternayta kamarnya penuh juga. Adanya kamar VIP. Waaah bisa-bisa saya jual Surabaya buat biaya kamarnya saja >.<

Saya baru sadar koq dari tadi kami hanya muter-muter cari rumah akit yag masih ada kamar kosong sampai lupa yang lebih penting kan harusnya penangan pertama buat ibu.

Sadar tentang hal itu saya tanya ke perawat yang menemani kami dari Situbondo.
Saya       : "Mas, kenapa ibu harus kamar sendiri? memangnya ibu sakit apa? apa gak bisa ibu satu kamar dengan pasien lain?ibun kan lagi kritis sekarang? kalau nunggu ada kamar kosong terus sapai kapan?"
Perawat  : " ibu mbak sakit Hematemesis Melena. Nah itu butuh ruang isolasi. Jadi harus kamar sendiri".
Saya       : (bicara dalam hati) Hematemesis Melena itu sakit apa?kenapa harus diisolasi?apa separah itu sakit ibu?).

Setelah diskusi sama kakak akhirnya kami membawa ibu ke RS Dr. Soetomo meskipun harus bersitegang dulu sama mas perawatnya :)

Sampai di IGD Dr. Soetomo ibu langsung ditangani oleh salah seorang dokter dan asisten. Meskipun suasana IGD malam itu sangat-sangat ramai tapi saya merasa tenang karena ibu sudah ditangani oleh ahlinya.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

 Penasaran banget saya sama Hematemesis Melena. Seperti biasa langsung tanya Google Oppa :D

Hematemesis : muntah darah
Melena : pengeluaran feses yang berwarna hitam yang disebabkan oleh adanya pendarahan saluran cerna bagian atas.
Warna hematemesis tergantung pada  lamanya hubungan atau kontak antara darah dengan asam lambung dan besar kecilnya pendarahan, sehingga dapat berwarna seperti kopi atau kemerah-merahan dan bergumpal-gumpal. (www.mitrakeluarga.com)

Sebelum dibawa ke rumah sakit ibu muntahnya bergumpal-gumpal kayak cincau menurut saya ㅠ.ㅠ

Penyebab Hematemesis Melena (pada ibu saya huhu) :
1. Makan tidak teratur/terlalu cepat
2. Minum kopi
3. Makan makanan yang terlalu pedas dan berminyak
4. Stres

Tuesday, November 5, 2013

Malam Tahun Baru dan Infeksi Saluran Kencing

Happy New Year !!!!!
Happy New Year for all moslems in the world !!
Alhamdulillah masih diberi kesempatan  oleh Allah untuk merasakan Tahun Baru Islam kembali. Semoga di tahun yang baru ini bisa benar-benar berhijrah. Berhijrah menjadi manusia yang lebih baik lagi. Amin.
Karena hari ini libur, keluarga besar Pak Harto dan Bu Harto mengajak aku dan teman-teman makan di koperasi. Hanya sekedar untuk refreshing dan kumpul bersama. Setelah makan, mengobrol dan sebagainya, kami melanjutkan berkunjung ke rumah kakaknya bu Harto.
Ketika mau beranjak dari tempat duduk koq rasanya bagian bawah perutku sakit banget. Sebenarnya dari dua hari yang lalu sudah sakit dan sering buang air kecil. Tapi aku biarin saja karena ku pikir paling nanti juga sembuh setelah dibawa tiduran dan minum air putih yang banyak.
Tapi dua hari gak sembuh-sembuh. Rasanya di bagian bawah perut kayak ada yang mau lepas. Kalau dipijit atau diangkat pakai tangan rasanya enakan. Tapi kalau dibawa duduk sakit lagi. Waktu buang air kecil juga agak panas meskipun warna urinku normal dan tidak bercampur darah seperti yang orang-orang ceritakan.
Aku ini cuma anyang-anyangen aja. Ya orang Jawa bilangnya anyang-anyangen. Apa ya istilah bahasa Indonesianya?
Samoai tadi malam rasanya sakit banget. Mungkin karena kelamaan duduk. Bapak dan Bu Harto lansung ngajak ke rumah sakit ketika tau aku kesakitan sambil pegang perut.
Beliau langsung membawaku ke RS PKT. Padahal itu sudah jam 22.30 WITA, dan bapak kan besok pagi harus masuk kerja jam 6. Jadi merasa bersalah mengurangi waktu istirahat beliau. Aku merajuk dan bilang gak perlu ke RS. Paling nanti kalau sudah tiduran juga sembuh. Tapi bapak dan ibu....., ya sudah, manut aja apa kata orang tua.
Sampai di Rumah Sakit, daftar di loket dn menunggu antrian, akhirnya diperiksa juga oleh dokternya dan katanya ada gangguan dengan saluran kencing. Yaah mungkin bisa dibilang Infeksi Saluran Kemih (ISK). Tapi dokternya gak bilan infeksi. Cuma ada gangguan dan tidak ada yang serius. Alhamdulillah. Setidaknya agak tenang mendengar penjelasan dokter. Setelah itu dokternya ngasih resep berupa antibiotij dan penghilang nyeri.
Awalnya gimana koq bisa sakit  itu?
Malas buang air kecil :(
Kalau malam kan malas dan takut mau keluar kamar. Jadi pipisnya ditahan dulu sampai nunggu subuh.
Kata bu Latifah, penyakit itu dibuang jangan disimpan. Ya ya ya gak lagi lagi.
Dont try this at home yaaah !
Its not good for your health.
Lets loe our body. Dont be selfish :)
Terima kasih Allah masih memberikan kesempatan padaku untuk merasakan sakit. Terima kasih Allah sudah mengirimkan orang-orang baik yang berada di sekelilingku. Pak Harto dan keluarga, semoga Allah membalas semua kebaikan kalian ♥♥♥♥
Thanks God for everything that You give...

Friday, June 21, 2013

Perang Melawan Jerawat dan Perjuangan Lepas dari Krim Dokter


Postingan kali ini terinspirasi dari dua blog berikut, My Lovely Sister dan Just_Lovely_Skincare. Dua b;og itu tidak sengaja aku temukan ketika searching tentang kosmetik korea untuk mengatasi jerawat.

Berbicara masalah jerawat memang tidak ada habisnya. Apalagi jerawat-jerawat yang setia tinggal di wajahku ini >.<

Sebenarnya dari dulu gak pernah ada masalah dengan jerawat. Pernah dulu ngiri banget lihat teman yang jerawatan. Dulu kan mikirnya kalau jerawatan berarti dah dewasa hahah.

Sampai akhirya dulu salah pake krim, yang ternyata krimnya sudah kadaluarsa. Piyeeeee!!
Jadi sejak saat itu tuh mulai jerawatan sampai sekarang. Sudah banyak kosmetik anti jerawat yang dipake tapi tetep....

1. Esther House of Beauty
    Sejak semester 6 waktu kuliah dulu sudah mulai pake sunblok dari Esth*r Ho*se of Be*uty. Meskipun cuma pakai sunbloknya saja, tapi hasilnya bener-bener OK. Pake produk ini cuma satu tahun karena aku bukan member jadi tidak bisa beli krimnya lagi.

2. Nat*sh* Skincare
    Setelah lama vakum dari produk skincare, akhirnya bisa coba perawatan pake produk dari Nat*sh*. Wow!! jerawatku hilang dan kata teman-teman wajahku seperti disemen alias aluuuus :D Tapi setelah pake setahun mukaku jadi kebal mungkin ya?jadi jerawatan lagi.

3. Dr. Gesang
    Karena di Bontang gak ada Nat*sh* Skincare, jadi kalau mau produknya habis kita harus ke Samarinda atau delivery order. Karena agak ribet akhirnya aku memutuskan untuk berhenti pakai produk dari Nat*sh* dan beralih ke Dr. Gesang atas rekomendasi bu RT :D


   


1. THE HISTORY OF WHOO : SEOL
2. ETUDE HOUSE WONDER PORE FRESHNER
 

3. THE HISTORY OF WHOO : BICHUP JA SAENG ESSENCE
 

4. SULWHASOO : GENTLE CLEANSING OIL

dipake sebelum mencuci muka. Fungsinya sama kayak milk cleanser.


5. LANEIGE WATER SLEEPING PACK
 
dipake waktu malam setelah menggunakan skincare The History of Whoo


Update Februari 2014 :

Itu rangkaian kosmetik Korea yang aku pakai untuk menggantikan krim dokter. Hasilnya lumayan. Setidaknya aku bisa lepas dari krim dokter meskipun wajah tidak sehalus dan secerah dulu ^^

Hampir 4 bulan menggunakan perawatan kosmetik Korea, aku berhenti karena mahal :(   
Bingung cari kosmetik pengganti, akhirnya memustuskan pakai The Body Shop Vitamin c yang Facial wash dan mouisturizernya. Setelah 1 bulanan pakai, wajah jadi beruntusan. Sedih >.< padahal teman yang dulunya jerawatan, setelah pakai Body Shop ini wajahnya jadi muluuuuuuus banget. Makanya jadi tergoda pakai juga.

Hampir putus asa gak tau mau pakai produk apalagi. Tiap kali bercermin mesti terpikir ingin perawatan ke dokter lagi. Sebelum kembali ke perawatan dokter, cara terakhir adalah pakai The body Shop yang Tea tree. Alhamdulillah jerawatnya ilang dan beruntusannya berkurang. Paling jerawat munculnya ketika PMS aja. Yaaaay


Update Desember 2014 : 

Tuesday, January 8, 2013

Kunyit untuk Obat Wasir/Ambeien



Alhamdulillah setelah cuti dan liburan panjang akhirnya bisa menulis blog lagi.
Bulan lalu penyakit wasirku kambuh seperti yang sudah diceritakan di postingan sebelumnya. Menurutku itu adalah yang paling parah. Kenapa? karena sudah bolak-balik rumah sakit sebanyak empat kali dan berbagai resep dokter sudah dicoba tapi tetap tidak sembuh-sembuh. Padahal aku harus mendampingi para siswa study tour ke Jawa selama seminggu. Aku tidak bisa membayangkan duduk di bis berjam-jam selama seminggu >.< pasti sakiiiitttttt :'(

Tidak tau mau minum obat apalagi, tidak sengaja nyari-nyari obat traditional untuk wasir di google. Akhirnya ada sebuah blog yang menulis tentang khasiat kunyit untuk penyakit wasir/ambeien. Gak tahu kebetulan apa gimana, ibu juga telpon dan ngasih tahu aku untuk membuat jamu dari kunyit dan telur ayam.

Lhaaa...., ini kebetulan apa memang petunjuk.

Ya wes akhirnya dengan "bersakit-sakit" aku berangkat ke warung dekat mess untuk beli kunyit dan telur ayam. Ternyata di warung gak ada telur ayam.

Ok...., langsung tancap gas menuju supermarket yang namanya kayak tokoh pewayangan itu.

Alhamdulillahh..............
Telur ayamnya duduk berjejer banyak banget. Senangnya bukan main kayak ketemu orang Korea hahah

Gak cuma beli telur ayam, sekalian beli saringan juga. Tapi,,,,,!!!!
Harganya itu lho, masa iya saringan plastik kecil kayak gitu harganya Rp. 8.000 >.<

Sekali lagi, "ya sudahlah". Demi...

Subhanallah walhamdulillah, satu kali minum ramuan kunyit itu aku sudah merasa agak enakan, Sampai akhirnya minuman ketiga, aku tidak merasakan sakit sama sekali. Aku juga heran kenapa khasiatnya sebegitu ok :D

Alhamdulillah.....

Berikut resep yang bisa dicoba :

Bahan-bahan :
1. 250gr kunyit
2. 1 butir telur ayam kampung
3. 1 sendok madu
4. Perasan jeruk nipis (secukupnya)

Caranya :
1. Kupas kunyit. Cuci bersih kemudian parut dan diperas tanpa ditambah air.
2. Campur perasan kunyit dengan madu, perasan jeruk nipis dan kuning telur ayam kampung. Aduk, kemudian minum.
3. Minum ramuan obat tersebut menjelang tidur. Ulangi beberapa kali hingga sembuh. InsyaAllah :)

Sunday, November 25, 2012

Ambeien (lagi).........

Ambeien

Wasir

Hemorrhoids

Penyakitku yang satu ini kambuh (lagi)..................

Tepatnya seminggu yang lalu.

Pergi ke rumah sakit hampir empat kali dan mendapat berbagai macam obat tapi belum sembuh-sembuh

Eotteohkke :'(

Mefinal, Borraginol N, Ardium






Thursday, August 2, 2012

Bekam dulu ahh...


Pertama kali dengar kata bekam ya ketika aku di Bontang. Teman-teman di ruang guru pada cerita katanya habis di bekam.Apa ya bekam itu?seperti biasa, kalau ada istilah aneh, langsung tanya google Oppa ^^
Bekam atau hijamah merupakan teknik pengobatan dengan jalan membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit.
Kata Al Hijamah berasal dari bahasa Arab yang berarti pelepasan darah kotor. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut cupping. (Wikipedia)

Sabtu kemarin untuk pertama kalinya aku melakukan terapi bekam bersama dua orang teman lainnya. Aum ku pilih dibekam urutan kedua supaya bisa lihat prosesnya dulu :)
Si Ibu menyiapkan dua set peralatan bekam. Ada yang dari China dan ada yang dari Korea. "Wahhh aku mau yang Korea saja". Si Ibu geleng-geleng mendengar celetukanku. hehehe.

Sebelum bekam kita dipersilahkan untuk wudhu terlebih dahulu. Setelah wudhu baru deh terapi bekam dimulai. Kata ibunya kita disuruh menghadap kiblat, ya wes nurut saja. Si Ibu baca do'a setelah itu mulai menempel cangkir-cangkir kecil di titik-titik syaraf tertentu. Wuahhh begini tho rasanya. Badan seperti ditarik-tarik dan dibebet tali (apa ya bahasa Indonesianya dibebet). Karena aku meringis, si Ibu menyuruhku berdzikir "Allahu Huwasysyafi'" (Allah yang Maha Menyembuhkan). Setelah beberapa menit, cangkir-cangkir itu dilepas satu persatu dan mulai deh badanku ditusuk-tusuk jarum yang boleh ku bilang alatnya mirip pensil mekanik. Rasanya tidak sakit tapi geli.

Friday, April 20, 2012

Tertelan Duri Ikan :(






Minggu lalu tepatnya hari Rabu aku tertelan duri ikan. Ceritanya, sewaktu pulang kerja aku goreng otak-otak ikan bandeng yang ada di freezer. Karena sudah lapar atau bagaimana, ikan yang baru selesai digoreng langsung aku makan dan telan tanpa berpikir untuk memilah-milah durinya dahulu. Karena biasanya kalau ikan bandeng diolah menjadi otak-otak, durinya sudah dibersihkan dahulu. tidak tahu kenapa waktu itu setelah ku telan, tiba-tiba tenggorokan seperti ditusuk-tusuk jarum.

Karena panik, aku sengaja batuk-batuk dengan harapan duri ikan yang tersangkut ditenggorokan bisa keluar. Akhirnya dengan 2-3 kali batuk duri yang tersangkut tadi keluar disertai darah. Lumayan lega ketika melihat duri sudah keluar.

Tapi..., "penderitaan" belum berakhir. Ketika menelan ludah, masih terasa seperti ada jarum yang menusuk-nusuk. Wahhh, panik dan tegnag jadi satu. Karena saking paniknya, aku cuma bisa menangis dan telpon ibu di Surabaya. Kata ibu, aku disuruh minum air putih yang banyak dan menelan kepalan nasi tanpa dikunyah. Tanpa pikir panjang aku turuti saran dari ibu, karena biasanya dulu waktu kecil setelah menelan nasi langsung sembuh.

Sudah berkepal-kepal nasi dimakan tapi tetap saja durinya bandel tidak mau hilang. Akhirnya tanya google oppa bagaimana  cara mengatasi masalah tertelan duri ikan. Dari sekian banyak artikel semua memberi saran yang sama bahwa ketika tertelan duri ikan kita harus rileks, tidak boleh tegang. Karena kalau tegang, otot-otot kerongkongan pun ikut menegang sehingga duri semakin kuat menusuk otot kerongkongan.

 Sampai keesokan harinya kerongkongan masih terasa sakit bahkan semakin sakit. Untuk, menelan ludah saja tidak bisa, apalagi untuk makan.

Akhirnya aku putuskan untuk pergi ke dokter. Oleh dokternya kerongkonganku diublek-ublek pakai alat yang mirip seperti gagang es krim. Tapi si durinya tetap tidak mau keluar, yang ada malah muntah. Hadeeuuuuh >.<

Si dokter sepertinya putus asa juga, akhirnya aku cuma dikasih resep berupa antibiotik dan kawan-kawannya. Alhamdulillah setelah dua kali minum tenggorokan maupun kerongkonganku tidak sakit lagi ^^

19 JANUARI: COMING FOR THIS !

Happy (belated) birthday, Do Kyung Soo ! Hai ! It's been a while Akhirnya bisa nulis blog lagi setelah setahun gak saya buka sama sekali...