Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan
Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri juga bagi
Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar ku lihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri juga bagimu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
2024, Thank You !
It has been so long since my last post. I was too busy to write a post (is it an excuse?) 2024, thank you I'm so grateful for all the mo...
-
Alhamdulillah setelah cuti dan liburan panjang akhirnya bisa menulis blog lagi. Bulan lalu penyakit wasirku kambuh seperti yang sudah dic...
-
Thanks God ! Dream comes true. Alhamdulillah, akhirnya mimpi jalan-jalan ke luar negeri jadi nyata. Yaaayy !!! Kemarin bener-ben...
-
Hai Masih tentang momen yang saya anggap istimewa yang terjadi tahun 2023. Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman saya men...
No comments:
Post a Comment