Showing posts with label bahasa jepang. Show all posts
Showing posts with label bahasa jepang. Show all posts

Wednesday, June 13, 2012

INTERPALS : a Little Thing Called ****New Message****

Tampilan Home


Jangan salah paham dulu ya kalau baca judulnya. Ini bukan mau cerita tentang film Thailand. Cuma pinjam judul aja :D

Kali ini akan sedikit berbagi tentang Interpals. Interpals merupakan situs jejaring sosial di mana kita bisa berteman dengan orang-orang di seluruh dunia. di Interpals kita bisa belajar dan berlatih bahasa dengan pengguna lain.

 Bagaimana ceritanya bisa tahu Interpals??
Sebanarnya aku tahu interpals dari teman. Dia tahu aku sangat suka Korea, Jepang, dan Mandarin. Dia menyarankan aku untuk membuat akun di interpals. Katanya di interpals bisa kenalan dengan orang-orang dari negara Asia Timur itu.

Waahhhh ternyata benar....
Setelah sign up, langsung memilih fitur Language Exchange karena tujuan utama bergabung di situs ini kan memang untuk berkomunikasi dengan orang Korea dan Jepang ^^. Dalan fitur ini ada banyak pilihan negara. jadi kita bisa mengirim pesan dengan orang-orang dari negara yang kita suka. Hemmm kalian pasti sudah tahu orang-orang dari negara mana yang ku kirimi pesan ^^v

Mencoba mengirim pesan ke orang Korea yang sedang online. Kalau tidak salah sekitar delapan orang yang ku kirimi pesan berupa perkenalan (kalimatnya cukup dicopy-paste ^^). Ini nih kalimat andalan :

안녕하세요
미아입니다
인도네시아사람입니다
한국어 공부하고 있습니다
반갑습니다

Waahhh, tidak lama mereka langsung membalas. *Dan hampir semua isi balasannya adalah:
" salam kenal juga. Waaah, bahasa Koreamu bagus ya...kkk kk"

Hahhahaha padahal...... >.<

Overall, interpals itu menyenangkan (buatku). Kita tidak hanya bisa belajar bahasa Korea dan ngobrol langsung dengan orang Korea, tapi kita juga bisa punya 오빠     \(*.*)/

 Ketika ngobrol dengan orang korea, serasa nonton drama ♡(*´∀`*)人(*´∀`*)♡
Language Excha






Saturday, October 29, 2011

LET'S LEARN KOREAN!!!!한국어를공부하자~~~~~~



Sudah lama tidak ngeblog, kangen juga rasanya. Maklum akhir-akhir tidak sempat posting karena sedang sibuk. Sibuk mengajar, sibuk membuat RPP, sibuk cari uang, sibuk online juga halah.

Meskipun sibuk dengan berbagai macam kegiatan, tapi ada yang membuat tiap hari agar tetap semangat yaitu KOREA.

Ya, sejak nonton drama My Princess demam Korea-ku muncul lagi. Jadinya semangat buat belajar bahasa Korea.

Padahal dulu waktu SMA sempat ada keinginan belajar Bahasa Korea tapi mandeg di tengah jalan karena pada waktu itu menurutku bahasa Korea amat sangat sulit untuk dipahami. Tetap sekarang beda lagi. Setelah pedekate lagi, ternyata bahasa Korea tidak terlalu sulit. Tata bahasanya hampir mirip ama bahasa Jepang. Karena sebelumnya aku pernah belajar bahasa Jepang, jadi aku sekarang lebih muda memahami bahasa Korea daripada waktu masih jaman SMA dulu yang belum tahu apa-apa.

Sekarang belajar bahasa Korea jadi lebih mudah dan murah tanpa harus beli bukunya hahah. Masih ingat dulu rela ke perpustakaan daerah hanya untuk pinjam buku bahasa Korea untuk difoto copy (maklum, tidak punya uang untuk beli yang baru ^^). Sekarang sudah jamannya internet, jadi belajar Korea bisa online di rumah, kantor atau dimanapun. Materi/bukunya pun bisa kita donwload secara gratis.

Ayo semangat belajar bahasa Korea, siapa tahu suatu saat nanti bisa pergi ke Korea dan ketemu Oppa :D

FIGHTING!!!!!!!!!!!!!!!!

Sunday, April 17, 2011

Kenji Adachihara as a Role Model - 私の記事

Alhamdulillah, impianku terwujud. Akhirnya tulisanku yang tidak seberapa ini bisa dimuat di koran Bontang Post. Thanks to Allah dah ngasih pencerahan, Kenji adachihara yang udah nagsih inspirasi :D


Pengaruh Kenji Adachihara sebagai Role Model terhadap motivasi siswa dalam belajar bahasa Jepang

Menyebut kata “Jepang”, pastilah yang terlintas di benak kita komik dan drama Jepang. Kepopuleran itu membuat sedikit banyak membuat bahasa Jepang juga menjadi awam di telinga masyarakat Indonesia. Dan menjadi salah satu bahasa yang sekarang banyak diminati oleh masyarakat selain bahasa Inggris dan Mandarin. Sehingga、baragkali menjadi salah satu alas an saat ini bahasa Jepang menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah-sekolah menengah.

Namun dalam proses pembelajarannya Bahasa Jepang dianggap sulit dan tidak mudah untuk dipelajari karena banyaknya materi yang harus dikuasai seperti menghafal huruf, kosakata, dan tata bahasanya. Tak jarang siswa mengeluh mengalami kesulitan dalam mempelajari bahasa Jepang sehingga membuat mereka malas untuk belajar bahasa Jepang. Selain itu, hal yang menjadi penyebab ketidaktertarikan para siswa terhadap bahasa Jepang adalah mereka menganggap bahwa pelajaran bahasa Jepang tidak penting karena bukan mata pelajaran yang diUAN-kan.

Hal seperti itu adalah fenomena yang terjadi dan saya hadapi di sekolah. Sedikitnya orang Jepang yang berada di Bontang tidak memungkinkan sekolah untuk mengundang seorang native speaker. Padahal keberadaan native speaker dapat membuat suasana belajar lebih hidup dan mempermudah proses pembelajaran itu sendiri karena siswa dapat mendengar langsung dari penutur asli. Tidak adanya kantor konsulat Jepang seperti di kota-kota besar lainnya membuat ketersediaan media pembelajaran terbatas. Sehingga pihak guru harus memiliki inisiatif sendiri dalam mengembangkan proses pembelajaran hingga siswa termotivasi untuk belajar.

Kenji Adachihara

Butuh usaha dan kerja keras memang untuk memotivasi siswa dengan semua keterbatasan yang ada. Namun Bontang masih beruntung, kota yang menyandang predikat kota terkaya di Indonesia ini memiliki Kenji Adachihara. Kenji Adachihara adalah salah satu pemain Bontang FC asal Jepang yang sangat dikagumi masyarakat Bontang tak terkecuali siswa sekolah. Pemain berusia 26 tahun yang biasa dipanggil Kenji ini menempati tempat tersendiri di hati masyarakat Bontang, khususnya siswa karena kepiawaiannya mengolah bola di lapangan.

Keberadaan Kenji membawa pengaruh positif dalam proses pembelajaran bahasa Jepang. Siswa yang awalnya tidak tertarik dan malas untuk belajar bahasa Jepang menjadi semangat dan termotivasi untuk belajar karena sedikit banyak karena adanya Kenji. Apalagi setelah para siswa bertatap langsung dengan Kenji, membuat mereka semakin termotivasi untuk belajar bahasa Jepang.

Suatu kali saya mengundang Kenji untuk berinteraksi dengan siswa. Kenji yang ramah dan kooperatif membuat acara berjalan lancar. Setelah acara tersebut, terjadi perubahan yang yang sangat signifikan pada para siswa. Hal ini dapat terlihat dari adanya kemauan siswa untuk berusaha berbicara dalam bahasa Jepang meskipun hanya mengucapkan salam atau terima kasih. Ketertarikan mereka terhadap bahasa Jepang menjadi tinggi. Dan mereka semakin tertarik ketika mereka mengetahui saya dapat beinteraksi dengan Kenji, tentunya dengan bahasa Jepang. Hal tersebut ternyata menjadi motivasi untuk siswa belajar bahasa Jepang agar dapat juga berinteraksi dengan tokoh idola mereka yaitu, Kenji. Dengan berinteraksi dengan Kenji mereka berharap Kenji tetap betah bertahan di Bontang FC. Sungguh alasan yang tidak masuk diakal, namun itulah kenyataannya.

Dalam hal ini, Kenji Adachihara menjadi salah satu role model dalam memotivasi siswa belajar bahasa Jepang. Menurut Britannica Encyclopedia, pengertian role model adalah sebagai berikut :
“ a person whose behavior in particular role is imitated by others”.
Dengan demikian role model dapat diartikan sebagai seseorang yang memberikan contoh dalam hal nilai-nilai , sikap, dan perilaku yang berhubungan dengan peran yang dibawakan yang dijadikan contoh oleh orang yang mengaguminya khususnya anak muda (siswa). Menurut survei yang dilakukan oleh asosiasi guru dan dosen, anak muda (baca:siswa) biasanya memilih artis dan atlet sebagai role model.

Sebagai contoh, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa siswa yang mengagumi Kenji Adachihara maka secara otomatis akan termotivasi untuk belajar bahasa Jepang supaya dapat berinteraksi dengan idolanya yaitu, Kenji.
Berdasarkan contoh di atas dapat disimpulkan bahwa role model diperlukan dalam proses pembelajaran bahasa Jepang untuk menciptakan tercapainya tujuan pembelajaran yang diharapkan, yaitu dapat berbahasa Jepang, meskipun hal ini bukan merupakan hal yang mudah.

                        Bontang, 14 April 2011

Helmia, S.Pd

Goodbye Miaphy !

Sekarang lebih banyak nulis di notes ini ✨️ Setelah hampir 15 tahun menemani perjalanan saya, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti menuli...